Diberdayakan oleh Blogger.

Share

Widget

Arsip Blog

6.12.12

TIPS HEMAT LISRIK

TIPS HEMAT LISRIK 
Sesungguhnya menghemat penggunaan listrik rumah tangga tidak sulit untuk dilaksanakan. Yang diperlukan hanya menumbuhkan sikap dan perilaku hemat listrik di tengah-tengah keluarga, diantaranya :
  1. Gunakan daya tersambung listrik yang sesuai dengan kebutuhan listrik sehari-hari.
  2. Pergunakan peralatan rumah tangga, khususnya peralatan elektronik yang tepat dan sesuai kebutuhan.
  3. Budayakan kebiasaan hemat listrik sebagai perilaku sehari-hari seluruh anggota keluarga, seperti :
    • Menyalakan/menggunakan peralatan listrik pada saat digunakan saja.
    • Menggunakan peralatan listrik secara bergantian.
    • Bila memungkinkan, gunakan listrik untuk menambah pendapatan rumah tangga (kegiatan yang bersifat produktif).



Kiat Hemat Listrik untuk Lampu Penerangan :
  • Gunakan lampu hemat energi yang terjangkau kualitasnya.
  • Biasakan mematikan lampu penerangan jika tidak digunakan.
  • Gunakan ballast elektronik dan memasang kondensator untuk jenis lampu TL (neon).
  • Hidupkan lampu teras rumah pada saat menjelang malam dan segera matikan di saat matahari mulai terbit.


Kiat Hemat Listrik dalam menggunakan Lemari Es / Kulkas :
  • Pilihlah lemari es dengan ukuran/kapasitas yang sesuai.
  • Pastikan pintu lemari es selalu tertutup rapat.
  • Jangan mengisi lemari es yang melebihi kapasitasnya, isilah lemari es sesuai kapasitasnya (secukupnya).
  • Hindari memasukkan makanan/minuman yang masih panas ke dalam lemari es.
  • Aturlah suhu pendingin lemari es sesuai kebutuhan dan tidak terlalu rendah, karena semakin rendah suhu pendingin maka akan semakin banyak mengkonsumsi energi listrik.


Kiat Hemat Listrik dalam menggunakan Seterika Listrik :
  • Pilihlah seterika listrik yang menggunakan sistem pengatur panas otomatis.
  • Pada saat seterika, aturlah tingkat panas yang diperlukan sesiuai dengan bahan pakaian yang akan diseterika.
  • Biasakan menyeterika sekaligus dan hindari bolak-balik mencabut serta mencolokan kembali seterikaan ke sumber listrik.
  • Bersihkan bagian bawah seterikaan dari kerak yang akan menghambat panas.
  • Segera matikan seterikaan sesudah selesai digunakan atau bila akan ditinggalkan untuk mengerjakan yang lain.


Kiat Hemat Listrik dalam menggunakan Tape Recorder, Radio dan Televisi :
  • Matikan televisi, radio dan tape recorder serta peralatan audio visual lainnya bila tidak dilihat atau didengarkan.
  • Pastikan televisi, radio dan tape recorder benar-benar sudah dimatikan dari powernya, bukan dari sleep timer. Sebab penggunaan sleep timer tidak memutus aliran listrik.


Kiat Hemat Listrik dalam menggunakan Pompa Air :
  • Gunakan tangki penampungan air dan menyalakan pompa air hanya bila air di dalam tangki hampir habis.
  • Akan lebih baik apabila menggunakan sistem kontrol otomatis atau pelampung pemutus arus secara otomatis yang akan memutus aliran listrik ke pompa air bila air di tangki sudah penuh. Semakin sering pompa air 'hidup-mati' maka akan semakin besar daya listrik yang dipakai.


Tips Merawat Instalasi Listrik di Rumah
Dalam penyambungan listrik, kabel yang terpasang di Tiang Jaringan Tegangan Rendah (JTR), kabel Sambungan Rumah (SR) sampai ke Alat Pembatas dan Pengukur (APP - terdiri dari KWH Meter dan MCB atau Mini Circulate Breaker) adalah asset milik PLN. Sedangkan rangkaian kabel yang terpasang sebagai Instalasi Listrik rumah/bangunan adalah asset milik pelanggan.
Tips berikut akan membantu Anda untuk ikut peduli dan turut memelihara Instalasi Listrik :
  1. Pastikan Instalasi Listrik di rumah/bangunan milih Anda telah terpasang dengan tepat, benar dan aman serta menggunakan material listrik yang terjamin kualitasnya dan sesuai kapasitasnya.
  2. Lakukan pemeriksaan rutin, minimal setahun sekali untuk memastikan apakah instalasi listrik msaih layak untuk digunakan atau perlu direhabilitasi.
  3. Jika instalasi listrik telah terpasang lebih dari 5 (lima) tahun, sebaiknya perlu untuk direhabilitasi. Hal ini untuk menjaga agar instalasi listrik tetap layak dipergunakan dan mencegah kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
  4. Pergunakan peralatan rumah tangga elektronik yang disesuaikan dengan daya tersambung dan kapasitas/kemampuan kabel instalasi listrik yang terpasang.
  5. Jika ingin memasang, merehabilitasi atau memeriksa instalasi listrik, sebaiknya menggunakan jasa instalatir yang resmi terdaftar sebagai anggota AKLI (Asosiasi Kontraktor Listrik Indonesia). Informasi tentang Instalatir Listrik dapat menghubungi kantor PLN terdekat.


Tips Mencegah Bahaya Listrik
  1. Jangan menumpuk stop kontak pada satu sumber listrik.
  2. Gunakan pemutus arus listrik (Sekering) yang sesuai dengan daya tersambung, jangan dilebihkan atau dikurangi.
  3. Kabel-kabel listrik yang terpasang di rumah jangan dibiarkan ada yang terkelupas atau dibiarkan terbuka.
  4. Jauhkan sumber-sumber listrik seperti stop kontak, saklar dan kabel-kabel listrik dari jangkauan anak-anak.
  5. Biasakan menggunakan material listrik, seperti kabel, saklar, stop kontak, steker (kontak tusuk) yang telah terjamin kualitasnya dan berlabel SNI (Standar Nasional Indonesia) / LMK (Lembaga Masalah Kelistrikan) / SPLN (Standar PLN).
  6. Pangkaslah pepohonan yang ada di halaman rumah jika sudah mendekati atau menyentuh jaringan listrik.
  7. Hindari pemasangan antene televisi terlalu tinggi sehingga bisa mendekati atau menyentuk jaringan listrik.
  8. Gunakan listrik yang memang haknya, jangan mencoba mencantol listrik, mengutak-atik KWH Meter atau menggunakan listrik secara tidak sah.
  9. Biasakan bersikap hati-hati, waspada dan tidak ceroboh dalam menggunakan listrik.
  10. Jangan bosan-bosan untuk mengingatkan anak-anak kita agar tidak bermain layang-layang di bawah/dekat jaringan listrik.